Atashal itulah banyak dokter dan ahli kesehatan berpendapat bahwa keakuratan alat rapid test tak lebih dari 40 persen. Itulah sebabnya, seseorang yang reaktif saat rapid test, biasanya dilanjutkan dengan swab test untuk keperluan PCR. Jadi, kamu tidak perlu panik ketika menjalani rapid test dan hasilnya reaktif ya. Ronymengatakan bahwa korban MS akan menjalani tes psikis di RS Polri. Hal itu berdasarkan undangan dari Polres Metro Jakarta Pusat. Untuk undangan disampaikan kepada kami jam 10 pagi ini akan diperiksa kesehatan psikis dari korban," tuturnya. Lebih lanjut, Rony belum dapat menyampaikan apa saja yang akan diperiksa. Hingga saat ini korban DiperiksaKPK Hampir 11 Jam, Paman Mardani H. Maming Bungkam. Paman dari tersangka Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan (Kalsel) Mardani H. Maming, Muhammad Bahruddin bungkam usai menjalani pemeriksaan selama hampir sebelas jam di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa dariudara, debu, dan barang – barang apa saja yang dapat memindahkan mikroorganisme infeksi. Mungkin saja penyakit saluran pernafasan seperti TBC, pneumokokus, dipteri dan “Scarlet Fever” sering dipindahkan melalui cara ini, karena organisme ini dapat menahan pengeringan dan pengaruh cahaya siang yang difus (Irianto , 2006). Kamipenyedia jasa supply alat kesehatan, peralatan laboratorium, medical, mechanical, elektrical, environmental engineering terlengkap dan terpercaya. Kami melayani penjualan retail dan pemesanan khusus. Untuk informasi lanjut, hubungi kami di no telp -, KOL2sT. Seleksi kesehatan biasanya dilakukan dua tahap Tahap pertama khususnya pemeriksaan bagian luar tubuh seperti tinggi dan berat badan, postur, telinga, kulit, virginitas dan payudara khusus wanita, varikokel dan hernia khusus pria, ambeien, amandel, tangan, dan jemari, mata, gigi, THT, alat reproduksi, anus, bentuk kaki X atau O, varises hingga telapak kaki, dalam tahap ini calon diperiksa oleh panitia seleksi khususnya panitia bidang kesehatan. Seleksi kesehatan tahap kedua khusus pemeriksaan bagian dalam tubuh pemeriksaan itu meliputi urine, darah, dan Rontgen. Pemeriksaan urine untuk mendeteksi penyakit ginjal dan kencing manis. Pemeriksaan darah dapat diketahui normal tidaknya asam urat kolesterol gula darah HB lemak darah Tri gliserol dan lain-lain. Pemeriksaan rontgen akan diketahui ada tidaknya kelainan atau penyakit paru-paru jantung dan organ sekitarnya Selain itu calon juga menjalani pemeriksaan dengan EKG atau elektrokardiogram atau rekam jantung untuk melihat kondisi jantung dalam keadaan baik atau tidak baik Pemeriksaan dengan USG atau ultrasonografi untuk mengetahui benda asing Seperti batu ginjal spirometri untuk mengatur kekuatan pernafasan audiometri untuk mengatur kepekaan pendengaran dan lain-lain Pemeriksaan kesehatan memang alamat lengkap menjangkau semua tubuh baik bagian luar maupun dalam biasanya calon hanya pasrah menjalani pemeriksaan kesehatan sebabnya pada umumnya calon tidak paham mengenai peralatan yang digunakan untuk mengetes kesehatannya calon biasanya hanya dapat menunggu hasil pemeriksaan lulus atau tidak. Dalam kenyataannya peserta seleksi kesehatan itu banyak yang gagal alias tidak lulus Mengapa? Peserta tidak lulus karena mengalami hal-hal berikut Tekanan darah tidak normal tekanan darah ideal 120/80 Jantung tidak normal Kelainan aritmia jantung detak jantung ideal 6 - 90 detak per menit Hemoglobin darah tidak normal hemoglobin darah yang ideal 14-16 per gram Menggunakan narkoba Menderita HIV atau AIDS atau penyakit menular lainnya Cacat fisik Memiliki tato atau telinga ditindik Mengalami gangguan pendengaran Tekanan darah melebihi 135 per 95 Hamil khusus wanita Kondisi hati tidak sehat Menderita leukimia Menderita kencing manis Kolesterol dan asam urat tinggi Mata juling Buta warna Mengalami gangguan kejiwaan Ada lebih dari 2 masalah pada gigi dan mulut Dan lain-lain Baca artikel selanjutnya 8 TIPS SEBELUM TES KESEHATAN AKPOL DAN POLISI DIJAMIN 100% LOLOS Demikian artikel tentang 20+ JENIS TES KESEHATAN AKPOL dan POLISI LENGKAP ini, semoga bermanfaat, jangan lupa share ke teman - teman kamu yang ingin mendaftar polisi dan akademi polisi. Sumber "Supertrik Lolos Tes TNI POLRI" Asul Wiyanto Artikel Terkait 7 PENYEBAB GAGALNYA MASUK BINTARA TNI AU Tes Kesehatan Gigi Polisi dan TNI Terbaru Tahun Ini Tes Kesehatan BINTARA TNI AL dan Tips Menjaga Kesehatan SECABA Tes Kesehatan AKPOL dan Hal Yang Membuat Gagal TES PSIKOLOGI TAMTAMA TNI AD Serta Tips Mengerjakannya - Polisi sebut Nindy Ayunda berpeluang kembali diperiksa terkait kasus Dito Mahendra. Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri membuka peluang untuk kembali memeriksa penyanyi Anindia Yandirest Ayunda Fadli atau Nindy Ayunda NA sebagai saksi dalam kasus yang menjerat Dito Mahendra. Adapun Nindy telah dua kali diperika sebagai saksi sebanyak dua kali terkait kasus kepemilikan senjata api ilegal dan dugaan membantu menyembunyikan tersangka Dito Mahendra. “Tentu kalau ada info baru penyidik akan cross check, mungkin akan dipanggil lagi, tergantung penyidik mendapat keterangan dari saksi lainnya,” ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Karo Penmas Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Kamis 8/6/2023. Baca juga Pengakuan Nindy Ayunda Dicecar 40 Pertanyaan, Bantah Sembunyikan Dito Mahendra Ikuti Proses Saja Dia mengatakan, nantinya penyidik yang akan menentukan apakah Nindy akan kembali diperiksa untuk dimintakan keterangan atau tidak. Penyidik, tambahnya, masih terus melakukan penyidikan dengan memeriksa saksi-saksi yang terkait kasus tersebut. “Jadi kita masih panggil saksi lainnya mengenai itu,” ujar Ramadhan seperti dilansir di artikel berjudul Nindy Ayunda Berpeluang Diperiksa Lagi Terkait Kasus Dito Mahendra. Selain Nindy, Bareskrim juga telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus yang menjerat Dito, termasuk Ketua RT dan babysitter atau pengasuh anak di sekitar rumah tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal itu. Penyidik juga sudah memeriksa lima asisten rumah tangga ART yang bekerja di rumah Dito. Diketahui, kasus ini berawal dari adanya temuan 15 senpi di rumah dan kantor pengusaha itu yang terletak di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin 13/3/2023. Dari situ, terdapat 9 senpi ilegal. Dalam kasus ini, Dito Mahendra telah menjadi buron dan masuk daftar pencarian orang DPO sejak 4 Mei 2023 selang beberapa waktu ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan senpi ilegal. Penyanyi, Anindia Yandirest Ayunda Fadli atau Nindy Ayunda di Gedung Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat 26/5/2203. Nindy Ayunda diperiksa lagi hari ini, Rabu 31/5/2023. Polisi dalami dugaan sembunyikan Dito Mahendra, tersangka senpi ilegal yang kini masih DPO Setelah kasus kepemilikan senpi ilegal dikembangkan, penyidik membuat laporan model A terkait kasus dugaan membantu menyembunyikan tersangka Dito Mahendra. Kasus tersebut kini telah naik ke tahap penyidikan. Syarat kesehatan gigi masuk Polisi menjadi salah satu poin penting dalam penilaian prasyarat kesehatan jasmani dan rohani. Polisi merupakan pekerjaan berat yang membutuhkan kesiapan kesehatan fisik dan mental setiap harinya bahkan hingga hal terkecil seperti kesehatan gigi. Hal ini tentu saja diperlukan untuk memastikan keselamatan orang lain ketika sedang bekerja terutama keselamatan diri sendiri. Selain persiapan umum seperti administrasi, kesehatan jasmani, bahkan sampai mengikuti bimbel polri, tapi memperhatikan hal kecil secara detail juga harus. Berikut merupakan hal apa saja yang perlu Anda perhatikan terkait prasyarat kesehatan gigi sebelum mendaftar sebagai calon kesehatan gigi polisi dan TNI memang diadakan sangat ketat. Tes ini merupakan salah satu syarat untuk bergabung bersama Tentara Nasional Indonesia atau TNI dan juga polisi. Namun bukan hanya tes fisik yang akan dilakukan, melainkan juga tes kejiwaan. Ketatnya tes masuk polisi ini dengan tujuan agar yang dipilih merupakan calon tentara dan polisi yang baik dan unggul untuk menjaga serta membela tanah kesehatan tentara dan polisi ini dilakukan dari ujung rambut sampai ke ujung kaki. Tak jarang sebagian besar calon polisi dan tentara yang mendaftar harus gugur karena tes kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk Kamu yang akan mendaftar sebagai tentara atau polisi mengetahui syarat kesehatan yang diwajibkan. Kebugaran tubuh juga merupakan syarat mutlak untuk bisa bergabung bersama TNI dan Saja Kriteria Syarat Gigi Masuk Polisi?Tentu saja, gigi yang sehat menjadi syarat penting agar bisa lolos tes kesehatan untuk mendaftar sebagai 2 tahapan tes kesehatan yang perlu Anda lalui meliputi tes kesehatan pertama meliputi tes bagian luar tubuh dan tes kesehatan kedua meliputi pemeriksaan foto Toraks, elektrokardiografi, laboratorium, dan jiwa. Pemeriksaan kesehatan gigi termasuk pada tahapan pertama. Secara umum, kriteria gigi yang sehat untuk bisa lolos tes Polisi dan Polwan, meliputi Gigi berada dalam keadaan rapi sempurna atau utuh termasuk jaringannya Gigi tidak goyang atau tanggal Gigi tidak berlubang, terdapat plak dan karies atau karang gigi Warna gigi putih kekuningan Gusi berwarna merah muda, melekat erat pada tulang, tidak sakit, dan tidak mudah berdarahKriteria Gigi yang Menjadi Poin MinusTerdapat beberapa kondisi gigi yang memberikan point minus pada keseluruhan point kelulusan tes. Syarat gigi masuk polisi seharusnya tidak terdapat gigi geligi yang berjejal atau tumpang tindih, gigi depan tidak tonggos atau terlalu maju, atau satu atau banyak gigi sudah dicabut atau hilang karena bolong. Oleh karena itu, solusi untuk gigi yang tidak rata, maka calon pendaftar sebaiknya disarankan menggunakan kawat gigi terlebih dahulu jauh sebelum pastikan bahwa ketika Anda mendaftar, kawat gigi telah itu, gigi yang berlubang pun dapat mengurangi nilai bagi calon pendaftar khususnya untuk menjadi anggota militer seperti berbagai jurnal internasional, gigi berlubang dapat berkontribusi besar pada sakit kepala yang dapat mengganggu aktivitas dari itu, segera lakukan diagnosa, perawatan serta penambalan apabila gigi Anda sudah terlanjur Jika Gigi Rusak dan Diganti dengan Gigi Palsu?Beberapa orang mungkin pernah mengalami gigi tanggal karena kecelakaan atau sudah rusak secara alami, sehingga mau tidak mau mereka harus menggantinya dengan gigi implan atau Drg. Martha Mozartha, syarat gigi masuk polisi haruslah dalam kondisi sehat dan tetapi, apabila calon pendaftar mengalami kerusakan gigi sehingga membutuhkan penambalan atau pemasangan gigi tiruan, maka disarankan gigi yang mati tersebut dirawat terlebih dahulu melalui tindakan perawatan saluran akar. Setelah tindakan perawatan, maka gigi akan diperbaiki hingga menyerupai gigi semula atau Menjaga Kesehatan GigiMenjaga kesehatan gigi sangatlah penting untuk Kamu yang akan bergabung bersama tentara atau polisi. Menggosok gigi setiap hari pun belum tentu efektif jika tekniknya kurang tepat. Setelah mengetahui mengenai tes kesehatan gigi polisi dan TNI, berikut TACTICAL IN POLICE berikan beberapa point yang dapat Kamu lakukan untuk menjaga kesehatan Jangan terlalu sering menggosok gigiMenggosok gigi merupakan rutinitas yang wajib Kamu lakukan. Namun jangan terlalu sering menggosok gigi, karena menggosok gigi lebih dari 3 kali akan membahayakan gusi, lakukanlah 2 sampai 3 kali sehari setidaknya pagi setelah makan dan malam sebelum Jangan terlalu kuat dan terburu-buruMenggosok gigi terlalu kencang akan menyebabkan risiko gigi dan gusi akan rusak. Untuk mengatur petgerakan sikat dengan baik, peganglah sikat sepeti sedang memegang pensil. Berilah waktu 30 detik untuk menyikat Sikat lidah dan sisi dalam pipiBakteri dalam mulut tidak hanya terdapat pada gigi saja, tetapi juga pada lidah dan sisi kanan dan kiri pipi. Sikatlah pada bagian ini guna mencegah bau mulut yang tidak segar. Kamu juga bisa menggunakan alat khusus untuk membersihkan Periksa gigi setiap 6 bulan Agar lulus tes kesehatan gigi, Pria maupun wanita pentingnya melakukan pemeriksaan gigi atau medical check-up gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali. Hal ini, bertujuan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi serta memeriksa kondisi gigi secara keseluruhan. Percayakan pemeriksaan gigi oleh ahlinya agar dapat mendeteksi dan mengobati berbagai gangguan gigi, misal hasil pemeriksaan sementara ternyata terdapat gigi berlubang karies, kerang gigi dan gigi tidak rata kemungkinan besar sobat gugur di tes kesehatan gigi. Karena saat tes kesehatan gigi masuk polisi, ada beberapa hal yang akan dinilai. Penilaian penampilan gigi dan kenyamanan gigi seseorang seperti gigi berlubang, karang gigi, kerusakan gigi, susunan gigi rapi atau tidak tongos dan jumlah gigi ompong5. Membersihkan karang gigiYang terakhir sebelum mendaftar polisi, tips agar lolos tes kesehatan gigi adalah harus memperhatikan kebersihan karang gigi. Harus dibersihkan terlebih dahulu minimal 1 bulan sebelum tes kesehatan. Kalkulus atau karang gigi merupakan kondisi plak noda yang menumpuk di sela-sela gigi dari sisa-sisa makanan kemudian mengeras hal ini menyebabkan gigi berwarna hanya itu plak gigi merugikan kesehatan gigi, karena menjadi tempat berkembangnya bakteri yang dapat merusak gigi dan bau mulut. Jika tidak dibersihkan gigi berpotensi rusak dan berlubang lebih membersihkan plak gigi bisa dengan cara alami misal sikat gigi secara teratur 2x sehari pagi dan sebelum tidur. Namun, jika plak gigi sudah mengeras dan sulit untuk di bersihkan maka harus membutuhkan bantuan dokter gigi. Segeralah ke dokter gigi untuk tindakan lebih lanjut sebelum tes polisi Anda telah memantapkan niat untuk mendaftar sebagai polisi, pastikan sejak dini lakukan perawatan kesehatan gigi Anda setiap harinya. Perawatan sejak dini sangat membantu Anda untuk tidak perlu khawatir lagi mengenai syarat gigi masuk polisi ketika melakukan pengecekan kesehatan kedepannya. Kepolisian Republik Indonesia Polri sudah memulai membuka pendaftaran untuk 8 delapan jenis anggotanya yakni, Taruna Akpol, Bintara Polri, Tamtama, Bintara TI, Bintara Musik, Bintara Kimia, Bintara Penerbangan, dan Bintara ingin mendaftar Akademi Kepolisian di Indonesia, tentu saja Anda harus melewati yang namanya tes kesehatan polisi. Tes kesehatan sendiri menjadi hal yang wajib dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan rekam medis dari calon taruna dan taruni negara. Jadi, dalam proses seleksi ini kesehatan peserta sangatlah calon taruna maupun taruni polisi wajib untuk menyelesaikan serangkaian tes masuk Akpol, termasuk tes kesehatan. Tes ini dilakukan oleh panitia seleksi khusus yang ahli dalam bidang kesehatan. Ada kriteria-kriteria khusus apakah nantinya calon polisi dinyatakan lulus atau tidak. Apabila lulus, maka bisa melanjutkan ke tahap seleksi yang kesehatan AKPOL menjadi salah satu dari serangkaian tahapan untuk masuk akademi polisi. Lolos seleksi tes fisik, namun gagal tes kesehatan maka akan membuat perjalanan Anda untuk masuk ke AKPOL harus terhenti. Sehingga sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri dan memastikan layak untuk menjadi polisi Tes Kesehatan PolisiBiasanya tes kesehatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu tahap pemeriksaan bagian luar tubuh dan dalam tubuh. Tahap seleksi kesehatan yang harus dilalui misalnya seperti tinggi dan berat badan, postur tubuh, dan termasuk juga kondisi kesehatan intim calon polisi seperti virginitas dan payudara untuk polisi wanita, hernia dan varikokel untuk pria, alat reproduksi dan untuk tahap kedua, dilakukan pemeriksaan bagian dalam tubuh yang meliputi Pemeriksaan urin untuk mendeteksi kencing manis dan penyakit ginjal. Pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah normal atau tidak. Pemeriksaan rontgen untuk mengetahui ada tidaknya kelainan organ. Pemeriksaan dengan EKG atau rekam jantung untuk mengetahui kondisi jantung. Pemeriksaan dengan USG untuk mengetahui benda asing seperti batu ginjal beberapa kriteria yang dapat menyatakan peserta gagal melewati tahap seleksi tes kesehatan polisi. Diantaranya seperti tekanan darah tidak normal, jantung tidak normal, menggunakan narkoba, menderita HIV/ AIDS maupun penyakit menular lainnya, cacat fisik, gangguan pendengaran, mata juling, menderita kencing manis, hamil untuk wanita serta memiliki 2 lebih dari 2 masalah gigi dan panitia seleksi bidang kesehatan menggugurkan peserta-peserta yang gagal dalam seleksi kesehatan, Tentu saja tidak diikutkan seleksi tahap berikutnya. Nah, agar dapat mengikuti seleksi tahap berikutnya peserta harus berusaha mempersiapkan diri untuk meningkatkan kualitas Sebelum Tes KesehatanBagi calon AKPOL yang gugur saat tes kesehatan, tentu saja tidak dapat melanjutkan ke tahapan tes yang selanjutnya. Itulah mengapa penting sekali untuk mempersiapkan diri sebelum menghadapi tes. Berikut sedikit tips yang mungkin bisa Anda gunakan sebelum tes kesehatan Jauh-jauh hari sebelum mengikuti tes kesehatan AKPOL, sebaiknya lakukan general check-up terlebih dahulu. Paling tidak 6 bulan hingga 1 tahun sebelum tes kesehatan. Sehingga jika Anda mengetahui ada kondisi yang tidak baik pada kesehatan Anda, bisa segera melakukan penanganan. Untuk melakukan tes laboratorium, sebaiknya mengkonsumsi air putih sebanyak-banyaknya dan jus buah-buahan segar. Tujuannya untuk membuat tekanan darah menjadi ideal. Jangan melakukan kegiatan-kegiatan berat satu minggu sebelum tes kesehatan, karena bisa membuat tekanan darah tidak normal. Hindari minum minuman berakohol, kafein, suplemen atau lainnya ketika akan menjalankan tes urin. Akan lebih baik jika hanya mengkonsumsi air putih saja. Sebelum tes kesehatan, sebaiknya calon sering-sering menghirup udara segar di pagi hari agar saat tes memiliki paru-paru yang baik. Anda bisa minum soda, karena soda dipercaya dapat membersihkan paru-paru. Pastikan Anda sudah mengorek atau membersihkan telinga. Sering dianggap sepele, namun tes pendengaran bisa membuat peserta gagal tes Penilaian Kesehatan?Kamu akan Gugur jika memiliki Penyakit atau nilai kesehatan yang dalam kategori Stakes 3 dan stakes 4. dan jika kamu mempunyai nilai dengan kategori stakes 2 maka nilai kamu di kurangi dari jumlah stakes 2 yang kamu miliki contoh nilai 80 atau nilai terbesar artinya kamu memiliki nilai yang sempurna artinya semua kategori masuk ring stakes 1 nilai 78 artinya kamu memiliki hanya 1 kelainan kategori stakes 2 begitu seterusnya jadi untuk kamu yang punya penyakit atau kategori stakes 3 dan 4 baiknya harus di perbaiki kalaw tidak mau sedikit calon yang gagal dalam seleksi kesehatan ini, karena memang tidak memenuhi penilaian kategori sehat menurut penguji. Ternyata ada beberapa hal yang dapat menggugurkan peserta saat tes kesehatan. Apa saja itu? Simak artikel kali ini sampai Yang Membuat Gagal Tes Kesehatan AKPOLSebenarnya Anda bisa mengetes kondisi kesehatan diri sendiri dengan cara melakukan general check up. Sehingga misalnya ada gangguan kesehatan yang masih bisa diperbaiki, maka Anda bisa memperbaikinya terlebih dahulu. Hal inilah yang sering diabaikan oleh calon taruna taruni. Mereka tidak melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu, sehingga tidak mengetahui bagaimana kondisi kesehatan diri mereka dalam tes kesehatan AKPOL dinilai berdasarkan kategori Stakes. Apabila penilaian kesehatan Anda berada di kategori stakes 3 dan stakes 4, maka dinyatakan gugur. Beberapa kategori kesehatan yang sering menggagalkan calon diantaranya Tekanan darah tidak normal tekanan darah ideal 120/80 Jantung tidak normal Kelainan aritmia jantung detak jantung ideal 6 – 90 detak per menit Hemoglobin darah tidak normal hemoglobin darah yang ideal 14-16 per gram Menggunakan narkoba Menderita HIV atau AIDS atau penyakit menular lainnya Cacat fisik Memiliki tato atau telinga ditindik Mengalami gangguan pendengaran Tekanan darah melebihi 135 per 95 Hamil khusus wanita Kondisi hati tidak sehat Menderita leukimia Menderita kencing manis Kolesterol dan asam urat tinggi Mata juling Buta warna Mengalami gangguan kejiwaan Ada lebih dari 2 masalah pada gigi dan mulut Dan lain-lain Memiliki bekas luka operasi di kepala. Bentuk kepala yang tidak sempurna dan mata yang tidak normal. Pendengaran yang tidak sempurna. Bagian gigi yang kotor rusak, berlubang, gigi tonggos terlihat serta daerah senyum yang ompong. Memiliki kelainan tulang punggung. Jumlah testis tidak sama dengan dua pada pria. Tidak memiliki kelainan apapun pada alat sebelum calon taruna menghadapi tes kesehatan, persiapkan kondisi sehat jasmani dan rohani sebaik-baiknya dan pastikan tidak mengidap kelainan tertentu. Oleh karena itu, sebelum Anda tes kesehatan sebaiknya Anda menjaga tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit tersebut sehingga bisa lolos tes kesehatan AKPOL. Dan anda bisa mengikuti bimbel akpol seperti yang diadakan oleh TACTICAL IN POLICE, yang akan membantu dalam persiapan secara maksimal. Setelah seleksi berkas para peserta calon Tamtama, Brigadir, Akpol dan SIPSS akan menghadapi tes selanjutnya yaitu tes Kesehatan Pertama yaitu tes kesehatan bagian luar tubuh. Pada dasarnya tes kesehatan pertama sudah bisa di lihat dengan bantuan rekan anda sehingga bisa di perbaiki jika waktu tes masih jauh. Untuk beberapa penyakit ada yang memang perlu dilakukan tindakan medis agar hilang, berikut ini dalam tes kesehatan polri dikelompokkan menjadi 4 Nilai yaitu Baik nilai 80 sampai 70 Cukup nilai 68 sampai 60 Kurang K1 Nilai 55 Kurang Sekali K2 50Kategori Penilaian Kesehatan?Kamu akan Gugur jika memiliki Penyakit atau nilai kesehatan yang dalam kategori Stakes 3 dan stakes 4. Dan jika kamu mempunyai nilai dengan kategori stakes 2 maka nilai kamu di kurangi dari jumlah stakes 2 yang kamu miliki contoh nilai 80 atau nilai terbesar artinya kamu memiliki nilai yang sempurna artinya semua kategori masuk ring stakes 1 nilai 78 artinya kamu memiliki hanya 1 kelainan kategori stakes 2 begitu seterusnya jadi untuk kamu yang punya penyakit atau kategori stakes 3 dan 4 baiknya harus di perbaiki kalaw tidak mau kita ketahui apa saja yang menggagalkan tes kesehatan pertama?BAGIAN KEPALAUntuk bagian kepala yang perlu diperhatikan adalah Tidak Boleh ada riwayat atau bekas Luka Oprasi Kesempurnaan bentuk kepala Oval tidak gepeng atau benjol2 Bagian Mata harus Sehat tidak boleh Mata Rabun Jauh ataupun Rabun dekat lebih dari 0,5 Mata Katarak diakibatkan lensa mata yang keruh sehingga sinar ke retina terhalang Mata Peteregium disebabkan pertubungan jaringan berbentuk segitiga di lapisan membran tipis bening bagian putih mata Bagian Telinga tidak boleh Gendang telinga robek atau peradangan Daun telinga lebar sebelah Bagian Hidung tidak boleh Patah tulang hidung Bagian gigi tidak boleh Berlubang atau kotor rusak Gigi daerah senyum ompong Gigi ompong lebih dari 3 Gigi tonggos terlihat Kulit wajah tidak boleh hitam bercak-bercakBAGIAN BADAN Tangan Jari leher angsa, kelainan boutonniere, dopuytren Telapak tangan berkeringat Tangan panjang sebelah Tangan gemetar saat di luruskan Tulang Punggung tidak boleh Lordosis Kifosis Skoliosis Tidak Boleh Ambeyen, varikokel dan Hernia Scrotalis Jumlah tetis tidak sama dengan 2 Alat reproduksi harus sehat dari berbagai penyakit, baik jamur atau sebagainyaBAGIAN KAKIKaki tidak boleh Kaki X batas normal 5 cm dari posisi sudut telapak kaki kanan/kiri 45 derajat di hitung dari mata kaki Kaki O batas normal 5 cm dari posisi sudut telapak kaki kanan/kiri 45 di ukur dari kulit sendi bagian terdekat paha Telapak kaki flat atau datar yang biasanya dikenal dengan kaki bebek Telapak kaku Pes kavus ialah kelainan tapak kaki yang berupa lengkungan arch lebih tinggi dari kaki normal, dan sering kali jari kaki berbentuk cakar Kaki Varises

apa saja yang diperiksa saat tes kesehatan polisi